Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kepandaian Bergaul

* Ingatlah nama kecil rekan kerja
Alasan pokok memanggil rekan-rekan sejawat dengan nama kecilnya merupakan ekspresi keramahan dan keakraban. Sehingga, akan terjadi hubungan yang lebih luwes. Jika posisi rekan Anda lebih tinggi atau usianya lebih tua, Anda bisa mendahului dengan sebutan Bu atau Pak di depan nama kecilnya, kecuali jika yang bersangkutan tidak keberatan hanya dipanggil nama kecilnya.

* Jangan panggil bos hanya dengan namanya
Biarpun Anda cukup akrab dengan bos, Anda perlu memanggilnya dengan cara yang lebih resmi untuk menghormatinya. Apalagi dalam suasana resmi seperti rapat, konferensi, jamuan makan, dll. Panggillah bos dengan awalan Bu, Pak, Saudara, Saudari. Atau panggil dengan sebutan gelar atau pangkatnya seperti Dokter, Doktor, Profesor atau Mayor, Jenderal, dll.

Pemanggilan ini bukan untuk pengecualian atau membuat ‘jurang’ antara anak buah dan bos tetapi untuk memelihara efektivitas dan status si bss, karena biar bagaimanapun, bos adalah pemimpin di kantor Anda.

* Manfaatkan waktu makan siang
Setiap hari kerja, Anda diberi waktu satu sampai satu setengah jam untuk beristirahat. Waktu istirahat ini biasanya digunakan untuk makan siang. Dan untuk memperluas pergaulan, makan siang bersama rekan-rekan di luar atau di restoran lebih baik daripada Anda makan sendirian. Saat itu, Anda bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan rekan sejawat ataupun dengan rekan dari kantor lain. Hal ini tidak bisa dilakukaan di saat jam kerja bukan? So, waktu makan siang sangat tepat untuk memperluas hubungan sosial Anda di kantor.

* Dengarkan gosip
Gosip adalah berita lisan tentang orang lain, misalnya siapa yang akan mendapat promosi, siapa yang akan naik pangkat, siapa yang akan di PHK, dll. Gosip ini bisa berisi berita gembira bisa juga berita buruk, bisa benar maupun salah. Karena gosip ini merupakan cara tidak resmi untuk menyebarluaskan desas-desus, penghinaan, pendapat, juga hal-hal nyata tentang orang lain.

Bagi sebagian orang, gosip adalah kegiatan penting di waktu senggang. Gosip ini memang tidak bisa begitu saja dihindarkan. Di setiap kantor pasti ada satu atau dua orang yang hobi bergosip. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah ikut mendengarkan gosip yang ‘kebetulan’ Anda dengar. Bersikaplah santai jika mendengar gosip. Jangan terkesan antusias mendengar apalagi sampai ikut-ikutan menyebarluaskannya. Tetapi juga jangan terkesan menghindarinya. Karena gosip adalah bagian dari kehidupan nyata di kantor, yang mungkin di satu sisi bermanfaat bagi Anda.

* Hadirilah pesta yang diadakan perusahaan
Pesta kantor merupakan hal penting yang akan membuka kesempatan untuk membina persahabatan dengan rekan-rekan kantor dalam suasana yang lebih santai. Kadang, kesempatan ini bagus juga untuk mengetahui kehidupan dan penampilan rekan Anda yang lain seperti resepsionis, sekretaris, programmer, dll di luar kantor. Anda dapat belajar banyak di sana, jadi datanglah ke pesta dan bersenang-senanglah.

* Berikan Sumbangan
Suatu saat Anda akan dimintai sumbangan untuk keperluan tertentu, misalnya sumbangan untuk karyawan yang ayahnya baru saja meninggal dunia atau sumbangan untuk membeli cindera mata untuk rekan yang akan pensiun. Jangan dinilai secara materi, tetapi kebijakan yang terkandung dalam memberikan sumbangan itu akan memperkuat komitmen Anda pribadi dalam lingkungan kantor.

Beberapa hal di atas hanyalah sebagian dari cara memperluas hubungan di kantor. Hal lainnya mungkin bisa Anda kembangkan dengan cara Anda sendiri.

Ciri-Ciri Pemimpin Luar Biasa

* Integritas
Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang Anda katakan akan Anda lakukan. Integritas membuat Anda dapat dipercaya. Integritas membuat orang lain mengandalkan Anda. Integritas adalah penepatan janji-janji Anda. Satu hal yang membuat sebagian besar orang enggan mengikuti Anda adalah bila mereka tak sepenuhnya merasa yakin bahwa Anda akan membawa mereka kepada tujuan yang Anda janjikan.



* Optimisme
Tak ada orang yang mau menjadi pengikut Anda bila Anda memandang suram masa depan. Mereka hanya mau mengikuti seseorang yang bisa melihat masa depan dan memberitahukan pada mereka bahwa di depan sana terbentang tempat yang lebih baik dan mereka dapat mencapai tempat itu.

* Menyukai perubahan
Pemimpin adalah mereka yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Sedangkan pengikut lebih suka untuk tinggal di tempat mereka sendiri. Pemimpin melihat adanya kebaikan di balik perubahan dan mengkomunikasikannya dengan para pengikut mereka. Jika Anda tidak berubah, Anda takkan berkembang.

* Berani menghadapi resiko
Kebanyakan orang menghindari resiko. Padahal, kapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, kita harus siap menghadapi resiko. Keberanian untuk mengambil resiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting. Para pemimpin menghitung resiko dan keuntungan yang ada di balik resiko. Mereka mengkomunikasikannya pada pengikut mereka dan melangkah pada hari esok yang lebih baik.

* Ulet
Kecenderungan dari pengikut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, "Jika Anda gagal di langkah pertama, menyerahlah dan lakukan sesuatu yang lain." Jelas saja mereka melakukan itu, karena mereka bukan pemimpin. Para pemimpin itu tahu apa yang ada di balik tembok batu, dan mereka akan selalu berusaha menggapainya. Lalu mereka mengajak orang lain untuk terus berusaha.

* Katalistis
Pemimpin adalah seseorang yang secara luar biasa mampu menggerakkan orang lain untuk melangkah. Mereka bisa mengajak orang lain keluar dari zona kenyamanan dan bergerak menuju tujuan mereka. Mereka mampu membangkitkan gairah, antusiasme, dan tindakan para pengikut.

* Berdedikasi dan komit
Para pengikut menginginkan seseorang yang lebih mencurahkan perhatian dan komit ketimbang diri mereka sendiri. Pengikut akan mengikuti pemimpin yang senantiasa bekerja dan berdedikasi karena mereka melihat betapa pentingnya pencapaian tugas-tugas dan tujuan.

cita - cita

Mencapai apa yang anda inginkan, menjadi apa yang anda cita-citakan, mengerjakan apa yang anda impikan - itulah hal yang paling penting bagi anda.

Bila detil-detil kehidupan sehari-hari anda - menghalangi anda mencapai tujuan-tujuan di atas - maka berarti cita-cita anda masih belum cukup besar. Untuk mencapai cita-cita - anda harus membuat cita-cita anda PENTING. Untuk menjadi penting - buatlah cita-cita anda BESAR.

Visualisasikan dalam pikiran anda cita-cita tersebut. Bukan di sudut hati - yang hanya anda tilik sekali seminggu - tetapi di PUSAT hati. Letakkan di situ, sehingga hal-hal lain menjadi lebih kecil.

Apa yang tak terhindarkan mata memang harus terjadi, apa yang tak terhindarkan pikiran - memang harus tercapai. Ketimbang membuat hidup sehari-hari anda menghalangi cita-cita anda - bukankah lebih baik membuat pencapaian cita-cita sebagai tujuan hidup sehari-hari…? Ciptakan cita-cita besar dalam pikiran - dan anda akan sampai ke sana. Sampai ke cita-cita itu

HMTK

HMTK

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "